Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 25 Juni 2014

(Sumber gambar : http://uniqpost.com/wp-content/uploads/2012/10/nyamuk-purba-dalam-resin.jpg)
Bismillah
Orangutan punah, harimau sumatera punah, badak jawa punah, oh tidak hancur alam ini, lalu bagaimana seandainya nyamuk yang punah, akan jadi apa alam ini. Sejujurnya pembahasan mengenai prakiraan dampak kepunahan nyamuk masih jarang dibahas. Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang hal tersebut. Pembahasan ini saya ambil dari web apasih.com. 


Seandainya nyamuk punah maka dampak yang akan muncuk -in sya Allah- adalah :

1). Dampak terbesar akan terjadi di habitat tundra atau padang es khususnya di kutub utara. Di tempat ini merupakan sarang bagi spesies Aedes impiger dan Aedes Nigripes. Akibat punahnya 2 jenis nyamuk ini maka migrasi burung akan berkurang hingga 50 % yang disebabkan oleh berkurangnya kesukaan burung. Selain migrasi burung migrasi satwa lainnya juga akan terpengaruh seperti karibu atau sejenis rusa kutub. Ribuan karibu yang sebelumnya menghindari gigitan nyamuk akan menyerbu tundra karena nyamuk tidak ada di sana, akibatnya serigala secara otomatis ikut menyerbu tundra yang merupakan predator utama karibu. 

2).Spesies ikan pemakan nyamuk terancam punah seperti contohnya Gambusia affinis. Punahnya ikan menyebabkan dampak besar pada rantai makanan yang terjadi di perairan. 

3). Akan banyak sampah organik karena jentik nyamuk memiliki peran untuk mengurai sampah organik yang berada di genangan air. 

Dari tiga dampak di atas maka dapat dibayangkan betapa kacaunya dunia seandainya nyamuk punah. Hewan yang sekecil itu punah maka dunia pun berubah, genangan sampah organik begitu banyaknya, bayangkan sisa-sisa kotoran kita, kotoran hewan tidak terurai apa yang akan terjadi. Rantai makanan di perairan kacau yang mengakibatkan banyaknya kematian hewan air, tidak hanya ikan konsumen tingkat satu saja tapi juga konsumen konsumen tingkat atasnya karena apabila konsumen tingkat satu hilang maka ke atasnya pun akan hilang. Dan ketiga berubahnya ekosistem tundra di Utara yang dahulu didominasi burung migran malah didominasi serigala yang pada akhirnya berakibat buruk pada sektor kehidupan manusia khususnya dan umumnya pada kehidupan di daerah sana. 

Sebagai penutup artikel ini saya bawakan firman Allah di surat alBaqarah ayat 26 - 27, semoga kita mengerti 

“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Rabb mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan:”Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?”. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan oleh Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberinya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik, (yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi” 

Allaahua'lam bis shawab
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar