Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 09 Juni 2014

                                               
         (sumber gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_TPKcIoCzwBpUu_zftl7pTQC2o4wckOrGtW_Lj2BiOkuFq3Q3WXC8vJQe78YtFzwJ7MZbnhKa-xSSD4119D-3uSmF8udvqdPWSD-fQyvjO9r5_W3HN_tvuarQg6kyyS9MtRefFXw8t0CX/s1600/bidadari+akhwat.jpg)

Bismillah

Menurut yang selama ini saya pahami bahwasanya  akhwat itu artinya saudara perempuan, bisa jadi maknanya adalah saudara perempuan seagama, sehingga semua wanita Islam adalah akhwat. Namun di kampus tempat saya belajar istilah akhwat biasanya digunakan untuk menyebut wanita yang taat terhadap ajaran Islam baik dalam hal fisik maupun batin. Menurut pengamatan yang saya lakukan ciri-ciri umum akhwat dari segi fisik yaitu  menggunakan jilbab yang dijulurkan panjang sehingga menutupi  dada dan menggunakan rok baik itu rok yang terpisah dari pakaian atas maupun rok yang merupakan bagian dari gamis sehingga tidak terpisah dari pakaian atas . Pada kesempatan ini saya akan membahas tipe-tipe akhwat dari cara perkaian.


Pertama, akhwat yang berpakaian dengan jilbab sebatas menutupi dada dengan baju gamis. Saya tidak akan menyebut akhwat jenis ini dari organisasi mana, yang jelas menurut organisasi tersebut bahwasanya pakaian akhwat itu harus gamis,tidak boleh terpisah.

Kedua , akhwat yang berpakaian dengan jilbab yang menutupi dada namun dengan juluran yang lebih panjang daripada akhwat tipe pertama dengan menggunakan dua stel pakaian berupa baju dan rok. Akhwat tipe ini biasanya menggunakan pakaian yang bercorak dan warna-warni sesuai dengan kesukaanya, baik itu kombinasi warna pink dan biru levis, warna polkadot , warna abu abu dan hitam dan sebagainya.

Ketiga, akhwat yang berpakaian dengan jilbab yang lebih panjang daripada tipe akhwat kedua dan pertama, sehingga jilbabnya sampai-sampai menutupi bagian pinggul karena saking panjangnya. Akhwat tipe ini biasanya hanya menggunakan jilbab dengan 1 corak warna , warna yang biasanya dipakai adalah warna gelap, seperti hijau tua, cokelat tua dan bahkan hitam.

Keempat, akhwat tipe berpakaian selain menggunakan pakaian seperti akhwat tipe ketiga akhwat ini menggunakan cadar sehingga yang ternampak hanyalah matanya belaka. Akhwat bercadar memang jarang di kampus tempat saya belajar, hanya beberapa saja.

Dari keempat tipe berpakaian akhwat maka yang terbaik adalah yang sesuai tuntunan Nabi shallallaahualayhi wassalam dalam berjilbab. Syaikh al-Albani menyebutkan bahwa jilbab seorang wanita  harus menepati kedelapan syarat yaitu :

1). Menutup seluruh tubuh selain yang dikecualikan dalam syariat yaitu wajah dan telapak tangan sehingga cadar hukumnya sunnah muakad bukan haram.
2). Bukan berfungsi sebagai perhiasan
3).Kainnya harus tebal dan tidak tipis
4).Harus Longgar dan Tidak Ketat
5). Tidak diberi wewangian atau parfum
6). Tidak serupakan pakaian lelaki
7). Tidak menyerupai pakaian wanita kafir
8). Bukan Pakaian untuk Mencari Popularitas

Sekian artikel ini semoga tidak ada yang tidak bermanfaat.

Wallaahua’lam bis shawab. 
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar