Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Maret 2014

(Sumber gambar : http://gaby.fachrul.com/img/flowerwallpaper/flower-wallpapers/next-previous1920-x-1080-135-kb-jpeg-x.jpg)

“Ah” terucap dari mulutku yang durhaka. Aku mencaci ibunda, aku membentaknya dan membuatnya terdiam tanpa kata. Di akhir senja setelah maghrib tiba seolah hati terasa marah kepada ibunda akan keinginan yang tak diizinkannya. Maghrib usai aku berbalik ke rumah ibunda, aku bercakap pada ibunda, aku bercakap halus pada awalnya namun akhirnya aku bercakap keras padanya. Aku bercakap seperti mencelanya, aku mencacinya, aku gila masa itu, aku tak sedarkan diri sedang bercakap  apa .

Senin, 17 Maret 2014

(sumber gambar : http://hidefwalls.com/wp-content/g/star/sky-star-wallpaper.jpg)

Bintang di langit begitu banyaknya
Namun anehnya mengapa aku hanya mengharap bintang itu saja yang menyinariku
Padahal bintang itu belum tentu mahu menyinariku
Aku berteriak bintang... bintang......sinari aku
Tapi bintang itu diam saja